Rabu, Juli 2

Dampak media online bagi praktisi PR

Media online sangat berguna bagi praktisi PR karena bisnis dapat dijalankan dengan lancar dan cepat. Dalam menjalankan profesi tugasnya seorang PR banyak dibantu oleh fasilitas internet (24 jam). Tetapi tidak semua praktisi PR dapat dengan mudahnya menggunakan fasilitas teknologi yang ada. Populasi media online sendiri terus berkembang dan semakin berkembang. Khalayak sendiri tidak mau ada batasan antara media online atau offline sekalipun, ini terbukti dari pesatnya informasi yang didapatkan oleh khalayak luas.

Cara yang dapat dilakukan oleh seorang pemilik situs web untuk melindunginya dari publisitas yang negatif adalah melalui jalur hukum, menghubungi pemilik
blog atau web secara langsung, atau menelusuri asal muasal spamming. Bagaimana cara mencegahnya? Jika PR benar - benar mengoptimisasi secara optimal konten online yang saling relevan, adalah dengan memenuhi dua tujuan:
1. Memastikan pesan - pesan brand
PR ke audiens yang tepat
2. Menekan sentiment negatif dan menenggelamkan artikel pesaing sehingga tidak muncul halaman pertama situs pencari.

Iklan berbayar yang dimiliki oleh
Yahoo atau Google juga berguna untuk menghadapi taktik publisitas yang negatif. Iklan berbayar sangat krusial bagi PR karena cukup mudah dibuat dan dapat dikendalikan secara finansial. Kebanyakan PR menggunakan iklan berbayar untuk membantu melansir berita (news) kami. Pastikan PR taruh di iklan berbayar apabila PR memiliki topik yang hot dan news terkini sehingga mereka yang mencari berita dapat dengan mudah menemukannya.

Tidak ada komentar: